Bekerja dari Rumah Bebas Stress

Travaga - HorizontalSmall

Kamis, 31 Mei 2012


Kontroversi Vaksin MMR 

(Bagian Pertama)

Masalah kontroversi vaksin MMR merupakan pelanggaran ilmiah yang memicu ketakutan dan heboh dalam dunia kesehatan, khususnya dalam bidang vaksin dan vaksinasi untuk bayi dan balita. Ini terjadi akibat publikasi hasil penelitian dr. Andrew Wakefield di majalah kedokteran bergengsi Lancet tahun 1998 yang memperlihatkan bahwa gangguan spektrum autisme yang bisa ditimbulkan oleh vaksin MMR, vaksin yang bisa dipakai untuk mencegah penyakit campak, gondongan dan campak Jerman. [1]

 Investigasi oleh jurnalis Sunday Times, Brian Deer, mengungkapkan bahwa penulis utama dari hasil penelitian ini, dr. Andrew Wakefield, menyimpan beberapa konflik interest yang tidak diungkapkan,[2][3] telah melakukan manipulasi fakta fakta,[4] dan melanggar kode etik kedokteran. Majalah Lancet telah menarik sebagian dari hasil penelitian ini pada tahun 2004 dan akhirnya menarik sepenuhnya terbitan karangan dr. Andrew Wakefield pada tahun 2010, dan dr. Wakefield telah dinyatakan bersalah oleh General Medical Council (semacam Majelis Kehormatan Etik Kedokteran) dengan melakukan kesalahan profesional yang serius bulan Mei 2010, sehingga dikeluarkan pendaftaran keanggotaan kedokteran Inggris, yang berarti bahwa dr. Wakefield tidak diperbolehkan melakukan praktek kedokterannya lagi di Inggris.[5]

Hasil penelitian dr. Wakefield dinyatakan sebagai penipuan oleh BMJ tahun 2011.[6] Konsensus Konsil ilmiah menyatakan bahwa tidak ditemukan bukti yang menyatakan adanya hubungan antara vaksin dengan terjadinya autisme, dan bahwa kegunaan vaksin tersebut jauh melebihi resiko yang mungkin ditimbulkannya.


Segera setelah penelitian dr. Wakefield dipublikasikan pada tahun 1998, maka banyak ilmuwan dan scientis segera melakukan penelitian ulang dengan penelitian epidemiologi yang berskala besar. Review bukti semua penelitian tersebut oleh CDC (Central for Disease Control and Prevention) Amerika,[7], the American Academy of Pediatrics, the Institute of Medicine of the US National Academy of Science,[8] the UK National Health Service[9] and the Cochrane Library[10], semua badan tersebut menemukan tidak ada kaitan antara vaksin dengan autisme. Sementara hasil review the Cochrane menyatakan perlunya meningkatkan rancangan dan pelaporan segi keamanan bagi semua penelitian vaksin MMR,badan ini juga menyimpulkan bahwa bukti keamanan dan efektifitas vaksin ini untuk penyakit dengan angka kesakitan dan kematian yang sedemikian tinggi dapat dibenarkan dan diterima untuk pemakaian vaksin ini secara luas, bahwa kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap vaksin ini telah menimbulkan kerugian kesehatan masyarakat [10]

Sebuah badan pengadilan yang dibentuk di Amerika Serikat untuk menilai tuntutan yang diatur oleh National Vaccine Injury Compensation Program, telah menolak tuntutan ganti rugi untuk orang tua yang anaknya menderita autisme. [11][12] sehubungan dengan penggunaan vaksin MMR sebelumnya.

Hasil peneitain dr. Wakefield yang diterbitkan oleh majalah kedokteran Lancet pada athun 1998, telah disebarluaskan sedemikian rupa,[13] menimbulkan heboh dan keraguan akan manfaat dan keamanan vaksin MMR dan menyebabkan angka vaksinasi di Inggris dan Irlandia menurun dengan tajam,[14] yang pada gilirannya menyebabkan peningkataan drastis angka kejadian penyakit campak dan gondongan, yang berakhir dengan kematian dan kerusakan serius yang permanen.[15]

Asosiaasi kedokteran Inggris Amerika dan Eropa, journal kedokteran kaliber dunia kondang dan para editor [16][17][18][19][20] telah membuat pernyataan yang menghubungkan / mengkaitkan tindakan penipuan dr. Wakefield dengan terjadinya beberapa epidemis dan kematian akibat penyakit campak - campak Jerman - gondongan,[21][22] dan sebuah jurnal tahun 2011 yang menulis tentang hubungan vaksin – autisme merupakan” lelucon kedokteran yang paling merugikan selama 100 tahun terakhir ini” [23]

Kamis, 10 Mei 2012


Siapa Dr. Andrew Wakefield ?

Nama lengkap Andrew Jeremy Wakefield yang lahir pada tahun 1957, adalah seorang dokter dan peneliti kedokteran , yang dikenal dengan pernyataan bahwa ada kaitan antara vaksin campak, gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR) dengan kejadian autisme dan penyakit saluran pencernaan, dan hasil penelitiannya (yang data medisnya dipalsukan) pada tahun 1998 yang dipakai untuk mendukung pernyataannya tersebut.[1]

Empat tahun setelah publikasi hasil penelitainnya, para peneliti yang lain masih tidak berhasil mengulang hasil temuan Dr. Wakefield dan konfirmasi dugaannya bahwa ada hubungan antara gangguan saluran pencernaan masa kanak kanak dengan autsme.[2]

Pada 2004, jurnalis investigasi dari Sunday Times bernama Brian Deer berhasil mengungkapkan adanya  keterlibatan kepentingan finansial  Dr. Andrew Wakefield,[3] dan karena itu maka sejumlah  rekan sepenelitiannya menarik kembali dukungan mereka ter hadap penafsiran hasil penelitain Dr. Andrew Wakefield.[4]

Majelis Kedokteran Inggris mengadakan penyelidikan kesalahan tindakan terhadap Wakefield dan dua orang koleganya.[5] Investigasi ini terutama terpusat pada beberapa temuan Brian Deer, termasuk satu anak penderita autisme yang dilakukan tindakan medis invasif,[6] seperti kolonoskopi dan pungsi lumbar, dimana Wakefield bertindak tanpa mendapatkan persetujuan dari badan pengawas / review board sebelum melakukan tindakan tersebut   

 Pada 28 January 2010, Dewan yang terdiri 5 orang ahli dari Majelis Kedokteran Inggris menemukan sejumlah besar tuduhan, termasuk 4 hal yang menyangkut tindak ketidakjujuran dan 12 hal yang menyangkut penyalahgunaan penanganan anak yang mengalami kelainan pertumbuhan.[7]Dewan ini menyatakan bahwa Wakefield telah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai dokter konsultan yang bertanggung jawab, telah bertindak melawan kehendak para orang tua anak dan ketidak jujuran dan tak bertanggung jawab dalam publikasi hasil penelitiannya.[8][9][10]     

Pada tahun 1998 Majalah kedokteran Lancet  telah menarik kembali publikasi hasil penelitianWakefield atas dasar temuan Majelis Kedokteran Inggris , yang menyatakn bahwa data dan fakta dalam manuskrip telah di palsukan.[11]

Wakefield telah dicabut keanggotaannya dari komunitas kedokteran Inggris pada bulan Mei 2010,dengan pernyataan ketidakjujuran dan pemalsuan dalam penelitian yang diterbitkan di majalah kedokteran bergengsi Lancet,[12] dan dilarang menjalankan profesi kedokterannya di Inggris, yang kemudian disusul dengan larangan serupa terhadapnya di Amerika Serikat.[13]


Januari 2011, sebuah editorial yang menyertai karangan Brian Deer dalam British Medical Journal (BMJ), menunjukkan bahwa penelitian Wakefield adalah penipuan yang rapi.[1][14][15]. Penelitian Wakefield dan rekomendasi untuk umum menentang pemakaian vaksin kombinasi MMR telah menyebabkan penurunan sangat tajam pada angka jumlah vaksinasi di Inggris  dan peningkatan kasus campak, yang menyebabkan terjadinya sakit yang serius dan kematian.[18][19][20]

Sedangkan Wakefield tetap bertahan bahwa penelitiannya tidak ada unsur2 penipuan, kebohongan ataupun bertujuan untuk keuntungan finasial.[21][22]

Pada kenyataannya, Dr. Andrew Wakefield sendiripun tidak bisa mengulang hasil penelitiannya dalam upaya membuktikan kebenaran dugaannya dan sekaligus menangkis badai kritik terhadap publikasi hasil penelitiannya, sehingga hampir sebagian besar teman penelitiannya menarik nama dan dukungan mereka dari penelitian tersebut pada tahun 2004,terutama setelah mengetahui bahwa Dr.  Andrew Wakefield telah menerima sejumlah uang bayaran dari biro hukum yang akan menuntut perusahaan pembuat vaksin – suatu konflik kepentingan yang serius yang ditutupi oleh Dr. Wakefield terhadap umum. Setelah debat kontroversial sekian tahun, dan dengan investigasi yang teliti, maka majalah Lancet, majalah kedokteran yang sangat bergengsi, yang pernah menerbitkan hasil penelitian Dr. Wakefield, telah menarik kembali terbitan tersebut bulan Februari 

 Rangkaian tulisan yang dilancarkan oleh jurnalis investigasi Brian Deer, mengungkapkan bahwa Dr. Wakefield telah dibayar untuk mengolah data, memalsukan catatan medis anak anak tersebut dan mengolah semua itu menjadi suatu gambaran menyesatkan yang diperlukan oleh para ahli hukum untuk menuntut perusahaan pembuat vaksin dan menciptakan rasa panik masyarakat terhadap vaksinasi. Suatu tindakan yang sangat merugikan masyarakat dan sangat tidak bertanggung jawab sebagai seorang dokter dan ilmuwan.


Menurut British Medical Journal (BMJ), Dr. Wakefield telah menerima lebih dari 435,000 poundsterling atau setara dengan USD 674,000.- dari para ahli hukum.






Seorang peneliti lain Godlee mengatakan bahwa dari 12 kasus yang dilaporkan Dr. Wakefield dalam penelitiannya, lima anak telah mempunyai masalah pertumbuhan sebelum menerima vaksin MMR, dan 3 anak lainnya bahkan tidak pernah menderita autisme.

 “sulit untuk mengungkapkan pemalsuan yang menyangkut orang yang berbohong dalam ilmu pengetahuan” kata Godlee “namun semua itu penyebabnya adalah motif keuangan, baik yang dibayarkan oleh para ahli hukum ataupun bantuan resmi yang diterima dari skema finansial karena dia telah melakukan pemeriksaan dan uji diagnostik autisme dan masalah lain yang berkaitan dengan vaksin MMR”.



 Tetapi menurut pengakuan Dr. Wakefield kepada CNN bahwa dugaan kaitan antara vaksin MMR dan autisme “adalah berasal dari para orang tua anak, bukan dari saya” dan hasil penelitiannya “tidak ada tujuan dengan tuntutan secara hukum”

Sejak diterbitkan, hasil penelitian yang merugikan dan sangat menghebohkan ini telah menyebabkan penuruan yang sangat drastis angka vaksinasi yang dapat mencegah penyakit campak, gondongan dan campak Jerman. Angka vaksinasi di Inggris menurun hingga 80% pada tahun 2004, dibarengi dengan peningkatan drastis angka kejadian penyakit campak yang meningkat tajam pada masa tersebut.  




 Di Amerika Serikat, pada tahun 2008 lebih banyak kasus campak yang dilaporkan daripada angka kejadian setiap tahun sejak tahun 1997, menurut pernyataan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika .  Lebih dari 90% anak anak yang terinfeksi penyakit tersebut, belum pernah divaksinasi atau status riwayat vaksinasinya tidak jelas, menurut laporan CDC Amerika yang menanggapi kehebohan vaksin MMR dan kaitannya dengan kejadian autisme.

 Bahan : Wikipedia, may 2012 and other related references from journals and books reading

Referensi :

  1. ^ a b c Godlee F, Smith J, Marcovitch H (2011). "Wakefield's article linking MMR vaccine and autism was fraudulent". BMJ 342: c7452. doi:10.1136/bmj.c7452. http://www.bmj.com/content/342/bmj.c7452.full.
  2. ^ Black C, Kaye JA, Jick H (August 2002). "Relation of childhood gastrointestinal disorders to autism: nested case-control study using data from the UK General Practice Research Database". BMJ 325 (7361): 419–21. doi:10.1136/bmj.325.7361.419. PMC 119436. PMID 12193358. http://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?tool=pmcentrez&artid=119436.
  3. ^ Deer, Brian (2004-02-22). "Revealed: MMR research scandal". The Sunday Times (London). http://www.timesonline.co.uk/tol/life_and_style/health/article1027636.ece. Retrieved 2010-03-02.
  4. ^ McKee, Maggie (2004-03-04). "Controversial MMR and autism study retracted". New Scientist. http://www.newscientist.com/article.ns?id=dn4743. Retrieved 2007-08-10.

         Andrew Wakefield, John Walker-Smith & Simon Murch" (PDF). briandeer.com
         http://briandeer.com/solved/gmc-charge-sheet.pdf. Retrieved 2011-01-0
         Retrieved 2010-01-28.
     9. ^ a b Triggle, Nick (2010-01-28). "MMR scare doctor 'acted unethically', panel finds". BBC News
         http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/8483865.stm. Retrieved 2010-01-28.
     10. ^ Boseley, Sarah (2010-01-28). "Andrew Wakefield found 'irresponsible' by GMC over MMR 
          wakefield-mmr-vaccine. Retrieved 2011-01-09.
     11. ^ a b The Editors Of The Lancet (February 2010). "Retraction—Ileal-lymphoid-nodular 
          (9713): 445. doi:10.1016/S0140-6736(10)60175-4. PMID 20137807
          Determination of Serious Professional Misconduct" (PDF). General Medical Council
          09-18.
     13. ^ a b c d Meikle, James; Boseley, Sarah (2010-05-24). "MMR row doctor Andrew Wakefield 
           doctor-andrew-wakefield-struck-off. Retrieved 2010-05-24.
     14. ^ "Study linking vaccine to autism was fraud". Associated Press. NPR. 2011-01-06
           autism-was-fraudulent. Retrieved 2011-01-06.
     15. ^ Rose, David (2010-02-03). "Lancet journal retracts Andrew Wakefield MMR scare paper"
          Times Online (London). Archived from the original on 2010-02-03
     18. ^ Poland GA, Jacobson RM (2011-01-13). "The Age-Old Struggle against the Antivaccinationists"
           N Engl J Med 364 (2): 97–9. doi:10.1056/NEJMp1010594. PMID 21226573
     19. ^ a b Deer, Brian (2009-02-19). "Hidden records show MMR truth". Sunday Times (London)
         2011-01-07.
          release). PRNewswire. 2011-01-13. http://pharmalive.com/News/index.cfm?articleid=755079
          Retrieved 2011-01-13.
     22. ^ [unreliable source?]Godlee, Fiona (2011-02-07). "BMJ replies to emails". BMJ (London)
           http://www.bmj.com/content/342/bmj.c7452.full/reply. Retrieved 2011-04-12.